Apa Motivasi Anda Memulai Bisnis?
August 31, 2010 by · Leave a Comment
Mengapa orang mulai berbisnis? Mengapa mereka ingin menjadi pengusaha? Setiap pemilik bisnis memiliki alasan sendiri untuk memulai bisnis. Ada orang yang memiliki keyakinan kuat bahwa produk atau jasa mereka dibutuhkan oleh dunia. Lainnya bilang memulai bisnis karena perusahaan mereka dapat memberikan bantuan pada target pasar mereka. Sementara yang lainnya memulai bisnis karena alasan untuk mencapai keuntungan pribadi, untuk membantu keluarga, dan yang lain merasa bahwa kewirausahaan adalah jalan terbaik untuk mencapai tujuan hidup.
Menurut penelitian yang dilakukan University of Maryland yang berjudul “Motivasi Wirausaha” oleh Scott Shane, Edwin Locke dan Christopher Collins
“Mengejar peluang kewirausahaan adalah proses evolusi di mana orang menentukan pilihan hidup, keputusan yang dibuat setelah menemukan peluang- untuk mengevaluasi secara positif kesempatan, untuk mengejar sumber daya, dan merancang mekanisme eksploitasi – juga tergantung pada kemauan orang untuk ‘bermain’ dalam ‘permainan’.”
Studi ini mengidentifikasi beberapa motivasi yang mengharuskan seseorang untuk menjadi pengusaha, seperti kebutuhan akan prestasi dan mengambil risiko. Pengusaha juga memiliki “toleransi terhadap ambiguitas” – meskipun tidak ada jaminan bahwa sebuah bisnis akan berhasil, pengusaha tidak gentar dan bingung justru malah terus mengejar ide dalam memulai bisnis. Mereka juga memiliki “lokus kontrol” – mereka ingin tindakan mereka berdampak langsung pada hasil. Ini adalah orang yang ingin berada dalam kontrol langsung.
Rachel Hull dari www.mommamoney.info mengatakan:
“inspirasi saya untuk menjadi pengusaha adalah keluarga saya. Saya senang bisa bekerja dari rumah. Saya bisa memberikan yang terbaik buat kehidupan keluarga. Dan saya ingin menunjukkan pada putriku bahwa seseorang dapat mengklaim pemikiran dan gagasan mereka sendiri”
Tapi lebih dari sekedar motivasi pribadi, masalah ekonomi juga memiliki banyak hubungan dengan mengapa banyak orang beralih ke kewirausahaan. Hull juga mengatakan:
“Bisnis saya kecil dan berbasis Internet. Sampai saat ini saya hanya bisa mengklaim sebagai hobi. Tetapi ketika suami saya terkena PHK, telah memberi saya kesempatan langka untuk memberikan kontribusi dalam keluarga. Dengan demikian, akhirnya saya menemukan bukan hanya pekerjaan tetapi juga ..read more
Apa Arti Sukses Menurut Anda?
August 30, 2010 by · Leave a Comment
Sukses memiliki arti yang berbeda untuk orang yang berbeda. Sukses dapat melibatkan pengembangan individual atau pencapaian keamanan finansial. Untuk orang lain, sukses bisa berarti mendapatkan ‘pekerjaan impian’. Sedangkan yang lainnya lagi bilang sukses adalah prestasi yang dapat dikaitkan dengan kehidupan individual atau keluarga. Sukses pada dasarnya berarti pemenuhan sesuatu yang diinginkan, direncanakan, atau diusahakan, dan ini mungkin terjadi dalam setiap aspek kehidupan seseorang.
Meskipun melalui berbagai cara sukses didefinisikan, ada beberapa ciri-ciri umum yang cenderung dimiliki oleh orang-orang sukses. Menjadi sukses membutuhkan banyak disiplin dan komitmen untuk bekerja menuju pencapaian tujuan yang diinginkan.
Berikut ini ada empat faktor yang diperlukan oleh setiap orang untuk menjadi sukses.
1. Tujuan dan rencana
Orang-orang sukses memiliki tujuan yang jelas, yang membimbing mereka bersama. Tujuan-tujuan tersebut dipecah menjadi komponen terukur dan terjangkau, dengan tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan-tujuan itu. Apa yang ingin Anda capai dalam waktu satu tahun, dalam dua tahun? Apa sebenarnya yang ingin Anda miliki? Apa yang akan perlu Anda lakukan secara teratur sehingga Anda dapat mencapai tujuan tersebut? Jika Anda ingin menjadi aman secara finansial, mungkinkah Anda memulai bisnis berbasis rumah?. Apa tingkat keuntungan yang ingin Anda lakukan dengan bisnis ini? Apa yang akan Anda perlukan untuk membuat bisnis ini sukses dan memperoleh uang yang Anda inginkan? Semua pertanyaan ini harus membantu Anda memiliki tujuan yang jelas dan rencana yang ingin Anda capai.
2. Optimisme
Memelihara sikap positif sangat penting karena akan membuat Anda termotivasi untuk bekerja menuju tujuan Anda. Dengan sikap positif, seseorang dapat tetap berkomitmen pada tujuan. Selain itu, tidak ada kemunduran temporer mengecilkan hati Anda, dan Anda tidak akan menunda-nunda melakukan apa yang harus Anda lakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Sebuah kutipan terkenal menyatakan “Pesimis melihat kesulitan dalam setiap kesempatan; optimisme melihat kesempatan dalam setiap kesulitan”. Sikap positif juga membangun keberanian dan tekad untuk terus maju dan mencapai tujuan Anda, apakah itu pengembangan ..read more
Tips Menarik Pelanggan – Membuat Bisnis Anda Berhasil
August 29, 2010 by · Leave a Comment
Dua perwakilan perusahaan menghadiri acara pameran perdagangan yang sama. Yang pertama memberikan promosi bisnis penghasilan yang menjanjikan, dan kemudian mulai membagikan beberapa brosur perusahaan untuk para tamu yang hadir.
Perwakilan kedua memberikan pidato yang mengesankan mengenai perusahaan-nya, setelah itu ia berbaur dengan para tamu, dan memberikan hadiah berupa cendera mata bisnis kepada masing-masing calon pelanggan yang hadir dalam jamuan tersebut
Pertanyaannya, perwakilan mana yang akan membuat Anda terkesan? ya itu benar, yang meluangkan waktu untuk mengenal Anda, adalah orang yang memberikan Anda hadiah gratis yang fantastis. Berbeda dengan yang satunya lagi karena memberikan selebaran perusahaan yang membosankan.
Ini adalah kesan pertama yang benar-benar diperhitungkan ketika harus memenangkan hubungan pelanggan yang lebih baik dalam menghormati pelanggan. Setelah Anda memberikan kesan yang baik kepada calon pelanggan, Anda akan menarik transaksi bisnis baru dan kontrak jangka panjang. Anda harus selalu merencanakan ke depan saat memasarkan perusahaan Anda.
Hadiah Bisnis mendapatkan hasil yang positif, terutama jika Anda memilih item favorit seperti folder konferensi pintar ( smart conference folder) atau hadiah lainnya yang menarik.
Bayangkan, ini juga merupakan hadiah yang sempurna untuk diberikan kepada perwakilan perusahaan Anda sendiri. Jadi mereka dapat membawa satu hadiah promosi bisnis Anda di mana pun mereka pergi. Ini adalah cara terbaik dalam mengiklankan bisnis Anda secara gratis.
Logo perusahaan Anda akan selalu diperhatikan, ketika hadiah yang Anda berikan ke pelanggan selalu dibawa kemana saja. Mereka mengirimkan sebuah bisnis seperti pesan ke pelanggan Anda. Bentuk hadiah promosi ini akan meningkatkan profil bisnis dan penjualan perusahaan Anda.
Apa perbedaan pelaku usaha kecil, entrepreneur tradisional, dan teknopreneurship?
July 25, 2010 by · Leave a Comment
Usaha Kecil
Motivasinya bekerja sendiri, lebih ke pesonaliti pemilik dan biasanya memiliki ide-ide khusus Kepemilikan biasanya langsung dari pendiri atau dengan rekan bisnis Gaya manajerial lebih hanya ke trial and error dan masih sering menghindari resiko, juga arus kas keuangan masih stabil Kepemimpinan dari usaha kecil memiliki hubungan baik dengan bawahan, saling berkolaborasi, dan biasanya sering menghasilkan kemenangan kecil Inovasi dari usaha kecil memerlukan waktu yang lama sesuai dengan tanggung jawab pemilik Outsourcing atau jaringan kerja usaha kecil masih sederhana dan jika lobi bisnis biasanya langsung ke pemilik Potensi pertumbuhan stabil Target pasar local dan melakukan penekanan biayaEntrepreneur Tradisional
Motivasi lebih ke banyak konsep dan ide, eksploitasi banyak kesempatan dan akumulasi kekayaan Kepemilikan berada di saham pengendali dengan keuntungan yang maksimal Gaya manajerial yang professional dan mau menerima resiko Kepemimpinan dengan otoritas tinggi Inovasi bukan prioritas utama, namun mengandalkan franchise dan lisensi Outsourcing penting, namun saying sulit mendapatkan tenaga ahli Potensi pertumbuhan menggunakan proteksi, monopoli, oligopoly, sehingga pertumbuhan secara global lambat Target pasar lebih ke nasional dan memakan waktu lamaTeknopreneur
Motivasi demi kesuksesan dengan teknologi baru, penuh kompetisi dan resiko Kepemilikan berasal dari saham kecil hingga besar Gaya manajerial dengan pengalaman terbatas, namun fleksibel, dan memiliki semangat inovasi yang berkelanjutan Kepemimpinan selalu menghargai kontribusi dan pencapaian, juga berjuang secara kolektif Dalam inovasi selalu menjadi pemimpin dalam riset, IT dan biotek global, plus kecepatan peluncuran produk ke pasar Berkembang bersama dalam satu tim outsourcing Potensi pertumbuhan sangat besar karena selalu mengakuisisi teknologi dan pasar berubah seiring teknologi baru Target pasar global dan mendidik konsumen teknologi baruTeknopreneurship sudah seharusnya didorong pengembangannya oleh pemerintah. Hanya dengan bertambahnya jumlah mereka itulah, maka bangsa Indonesia akan mampu menjadi bangsa yang bersaing pada tataran persaingan global. Teknopreneur tidak sekedar ‘menjual’ barang komoditas ataupun barang industri yang persaingan pasarnya relative ketat. Mereka menjual produk inovatif yang mampu menjadi subsitusi maupun komplemen dalam kemajuan peradaban manusia.
Diambil dari buku “Entrepreneurship Membangun Spirit Teknopreneurship” Pengarang : Ir. Arman Hakim Nasution dkk. Penerbit Andi (www.andipublisher.com )
Incoming search ..read moreTips untuk Calon Pengusaha (2)
July 21, 2010 by · Leave a Comment
11.Pahami pasar. Pahami dengan jelas tentang pasar dan kompetisi Anda. Bisnis tidak beroperasi di ruang hampa, dan penting untuk belajar sebanyak mungkin mengenai industri, pasar dan para pemainnya. Anda harus mengenali ancaman yang kompetitif dan peluang yang ada di pasaran, dengan tujuan untuk melanggengkan bisnis Anda sekarang dan ke depannya nanti.
12.Tetapkan harapan yang realistis. Memulai bisnis tidak mudah. Anda mungkin telah mengetahui data bahwa 80 persen dari semua usaha kecil gagal dalam lima tahun – namun Anda harus memiliki keyakinan bahwa Anda akan menjadi berbeda. Sangat baik bagi Anda untuk memiliki optimisme seperti itu! Tapi jangan lupa untuk bekerja keras dan smart. Bagi beberapa orang, bahkan memakan waktu sampai satu bulan, atau lebih buruk lagi, sampai enam bulan sebelum mereka mendapatkan penjualan!
13. Pegang untuk apa yang Anda ketahui. Cari bisnis yang memang menjadi kekuatan Anda. Lebih mudah untuk menyalakan api semangat untuk maju serta menghasilkan kredibilitas di wilayah di mana Anda memiliki pengetahuan dan pemahaman yang kuat.
14. Bersiaplah untuk mendedikasikan waktu dan energi ke dalam bisnis. Membangun bisnis perlu usaha keras dan jelas bukan seperti jalan-jalan di taman. Ketika Anda baru memulai sebuah bisnis, Anda akan melakukan semua pekerjaan yang diperlukan untuk tetap bertahan. Bersabarlah, karena mungkin memerlukan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun sebelum perusahaan itu dapat dilihat sebagai kesuksesan.
15.Anda harus bekerja lebih keras daripada jika Anda seorang karyawan. Sebagai seorang karyawan, Anda hanya dapat melakukan pekerjaan Anda dalam periode waktu tertentu, pulang ke rumah dan bahkan melupakan tentang pekerjaan. Sebagai pemilik bisnis, jangan kaget karena Anda akan bekerja 16 jam perhari, terutama pada saat bisnis baru dimulai. Anda akan bertanggung jawab atas seluruh bisnis mulai dari strategis bisnis, pemasaran, administrasi, mencari pembiayaan, dan masih banyak lagi.
16. Jalankan bisnis Anda dengan hemat. Jauhkan biaya dan pengeluaran yang tidak perlu. Jauhkan overhead serendah mungkin. Adalah penting bahwa Anda tidak menghabiskan apa ..read more
Tips untuk Calon Pengusaha (1)
July 21, 2010 by · Leave a Comment
Memulai bisnis sepertinya hal yang menakutkan dalam kondisi ekonomi sekarang. Anda menempatkan diri pada posisi – ide-ide, keringat, modal, waktu, dan hubungan – dengan harapan bahwa segala jerih payah Anda untuk memulai sebuah bisnis akan terbayar.
Apa yang Anda butuhkan agar berhasil dalam bisnis? Para ahli mengatakan bahwa Anda perlu memiliki banyak ketekunan, semangat, dan kerja keras – dan tentu sebuah keberuntungan. Tapi benar-benar tidak ada formula kemenangan tunggal yang dapat menjamin keberhasilan bisnis Anda.
Berikut ini ada 25 tips untuk Anda yang baru memulai usaha :
1.Mengembangkan suatu produk atau jasa dimana orang memang membutuhkannya. Cari tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan Anda. Lihatlah mereka. Berbicara dengan mereka. Pahamilah mereka. Tanyakan tentang masalah mereka, dan jenis solusi apa yang mereka pikirkan untuk masalah tersebut. Berikan konsumen apa yang mereka inginkan, dan mereka akan senang hati membayar Anda untuk itu.
2.Tentukan model bisnis Anda. Pikirkan bagaimana bisnis Anda akan menghasilkan uang. Secara sederhana, pertama mengidentifikasi di mana Anda akan mendapatkan uang (pelanggan Anda) dan kemudian bagaimana Anda akan mendapatkan uang (penjualan, pemasaran dan strategi lainnya).
3.Anda tidak perlu untuk menemukan ide. McDonalds tidak menciptakan hamburger dan Starbucks tidak menemukan kopi. Sebaliknya, mereka mengejar pasar yang sudah ada dan melakukan segala sesuatu yang lebih baik.
4.Jadilah unik dan Lakukan apa yang Anda pikirkan. Berpikirlah secara berbeda dan menahan diri untuk tidak menjiplak. Bisnis Anda adalah unik. Alih-alih orang lain menyalin, membedakan diri melalui konsep Anda atau presentasi. Anda mungkin menawarkan produk yang sama, tetapi jelas mendefinisikan proposisi penjualan unik, ini berguna untuk membantu pelanggan melihat bisnis Anda dari pesaing Anda. Adalah penting untuk mengidentifikasi dan berkonsentrasi pada aspek unik sehingga membuat bisnis Anda sebagai hal yang mungkin luar biasa.
5.Bekerja keras untuk memberikan pelanggan Anda produk-produk berkualitas dengan harga yang wajar. Dapatkan ekspektasi klien sehingga Anda bisa memenangkan loyalitas mereka. Namun, berhati-hatilah untuk tidak memberikan janji yang terlalu ..read more
Tips untuk Memulai Sebuah Bisnis dan Menghindari Takut akan Kegagalan
July 21, 2010 by · Leave a Comment
Salah satu alasan paling umum mengapa banyak pengusaha ragu-ragu untuk memulai bisnis adalah ketakutan akan kegagalan.
“Bagaimana jika bisnis gagal?”
Ini adalah pikiran yang menakutkan, terutama jika Anda sudah menyerah sebelum memulai sebuah bisnis. Kunci agar tidak takut kegagalan adalah Anda harus mempersiapkan dan memiliki rencana aksi.
Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengidentifikasi hal-hal terburuk yang bisa terjadi jika bisnis gagal.Memikirkan hal terburuk bisa menolong Anda untuk memperkecil risiko, dan apakah Anda bisa menangani risiko jika dan ketika kegagalan itu terjadi.
Beberapa hal terburuk yang bisa terjadi termasuk diantaranya adalah :
Kehilangan semua tabungan Anda Ketidakmampuan untuk melunasi pinjaman dan kehilangan jaminan Anda ( bahkan rumah Anda!) Kehilangan satu tahun hidup Anda Belajar bahwa bisnis impian Anda tidak akan berhasil Gagal hubungan dengan mitra bisnis atau investasi Mengecewakan diri sendiri, keluarga dan teman-temanUntuk membantu mengurangi risiko, cobalah lakukan hal-hal berikut ini :
Bekerja membangkitkan usaha saat Anda masih bekerja. Anda dapat memulai bisnis secara paruh waktu (atau bekerja paruh waktu sembari menghabiskan sebagian besar waktu Anda memulai bisnis). Jadi, bahkan jika bisnis gagal, Anda masih punya pekerjaan Anda untuk mendukung Anda. Dapatkan dukungan dari pasangan Anda. Pasangan Anda dapat bekerja dan memberikan gaji yang stabil (dan bahkan asuransi kesehatan) sementara Anda fokus untuk membangun bisnis. Dapatkan dukungan dari keluarga Anda. Jika bisnis Anda gagal dan kehabisan uang, Anda dapat kembali dan tinggal bersama orang tua Anda. Ini mungkin sebuah pilihan yang sulit, tetapi hidup dengan orang tua adalah cara yang pasti untuk memiliki atap di atas kepala Anda jika usaha gagal menyapu bersih tabungan Anda. Pilih bisnis dengan risiko rendah, terutama jika sumber daya Anda terbatas. Jika Anda memiliki kredit yang buruk dan tidak ada tabungan, tidak memulai bisnis dengan memproduksi produk yang membutuhkan ribuan produk dan pemasaran yang luas. Mulailah sebuah bisnis dimana Anda yakin bisa melakukannya, jika Anda tidak yakin akan bisnis itu tapi menjadi bisnis impian Anda saat ini, yakinkan ..read moreBagaimana Mengurangi Resiko Ketika akan Memulai Bisnis?
June 17, 2010 by · Leave a Comment
Semua usaha mengandung risiko. Sebagus dan sematang apapun dalam rencana bisnis, tetap saja ada hal lain yang tidak terduga dalam sebuah bisnis. Selalu ada kemungkinan kegagalan.
Kuncinya,adalah mengelola dan mengurangi resiko ketika akan memulai sebuah bisnis. Yang Anda perlukan adalah kreatif berpikir, fleksibel dan tekun.
Berikut ini tips untuk mengurangi risiko ketika memulai sebuah bisnis:
Rencanakan skenario terburuk. Anda tidak memulai bisnis dan berpikir akan gagal- Anda membutuhkan seluruh energi positif dan selalu berpikir positif. Disamping semua optimisme tadi,berpikir bahwa kegagalan bisa saja terjadi, bisa membuat energi Anda kembali dan membuat keputusan yang lebih baik.
Selalu melakukan penilaian yang Baik. Hindari perilaku impulsif ( bertindak tanpa berpikir ) selalu menganalisa dan mengkaji kembali keputusan bisnis Anda. Jangan terbawa oleh dorongan tindakan tanpa berpikir.
Selalu gunakan sistem cek dan ricek, terutama ketika membuat keputusan Besar. Dengarkan ide-ide dari orang-orang yang Anda percayai, bisa pasangan Anda, mentor Anda atau penasehat bisnis. Ini agar bisa memberikan cara pandang yang berbeda dengan apa yang Anda sudah rencanakan.
Cari mentor Saran dari seseorang yang telah berpengalaman dalam bisnis sangatlah berharga.Ikutlah berbagai forum wirausaha, seminar, pelatihan untuk membangun jaringan. Gunakan organisasi untuk mencari mentor.
Tetap FOKUS pada kekuatan Anda Jangan mengambil semua kesempatan yang mungkin Anda temui, terutama jika bisnis itu di luar kemampuan Anda. Tetaplah FOKUS pada kekuatan inti Anda. Anda akan sukses jika Anda mengetahui apa yang Anda bisa lakukan.
Jalankan bisnis dengan ramping dan Kreatif Jangan menghabiskan uang pada hal yang tidak perlu. Jika Anda menemukan cara pemasaran yang lebih hemat, lakukan lah.
Pasar, Pasar dan Pasar Bahkan sebelum membuka Bisnis, Anda sudah harus menyiapkan tahapan Pemasaran. Memiliki pelanggan yang sudah siap sebelum bisnis Anda dibuka bisa segera mengatasi cash flow Anda.
Pertimbangkan mendapatkan Asuransi yang tepat Saat berbicara tentang resiko bisnis, yang terlintas adalah asuransi. Pelajari berbagai Produk Asuransi, seperti Asuransi kewajiban, kompensasi pekerja, Asuransi Properti, dll – dapat melindungi Anda dari klaim dari pelanggan, ..read more
Adakah Peluang Usaha di Rumah ?
May 23, 2010 by · Leave a Comment
Ada begitu banyak peluang yang bisa Anda kerjakan dan bisa menghasilkan tambahan penghasilan jika Anda bekerja di rumah. Salah satunya adalah dengan memenuhi kebutuhan orang dengan layanan dan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Anda bisa memulainya dengan modal kecil dan mulai dari rumah Anda sendiri.
Sebenarnya ada banyak peluang jika Anda jeli dan rajin mengamati kebutuhan seseorang.
Anda bisa menggunakan internet untuk mencari peluang usaha yang bisa dikerjakan di rumah. Anda akan menemukan banyak perusahaan yang mencari pekerja di rumah karena bisa menghemat waktu dan uang bagi perusahaan.
Jika Anda memiliki bakat menulis kreatif, jangan salah terdapat banyak perusahaan yang mencari orang berbakat menulis dan bisa dikerjakan di rumah. Diantaranya adalah mereka mencari orang yang bisa menulis artikel,membuat slogan iklan atau bahkan menulis deskripsi singkat tentang item yang mereka jual lewat katalog. Lihat artikel sebelumnya yang membahas menulis kreatif yang bisa menambah penghasilan.
Jika Anda terampil dalam menjahit, banyak peluang usaha yang bisa Anda kerjakan di rumah. Salah satunya adalah melakukan perubahan pada pakaian atau membuat pakaian. Ini adalah kesempatan berharga untuk penjahit terampil yang ingin mencari peluang bisnis di rumah. Jika jenis pekerjaan Anda seperti ini, maka kemungkinan Anda telah memiliki organisasi penjahit dan semua yang perlu Anda lakukan adalah mengiklankan bisnis Anda di tempat-tempat di mana orang akan melihat dan mengingat nama Anda.
Apakah Anda suka membuat kue? Ini adalah salah satu contoh dari peluang bisnis dengan bekerja di rumah. Keahlian membuat Roti dan kue ulang tahun pernikahan, adalah salah satu bisnis besar dan ideal terutama bagi Anda sebagai pebisnis yang ingin tinggal di rumah. Bila Anda menemukan peluang bisnis di rumah, seperti yang satu ini, Anda dapat melakukannya sendiri atau Anda dapat menyewa orang lain yang juga ingin bekerja di rumah untuk membantu Anda.
Peluang usaha lainnya yang bisa menjadi contoh pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah adalah menjadi konsultan diet, ..read more
10 Tips untuk Memilih Bisnis Rumahan
April 1, 2010 by · 1 Comment
Memilih jenis usaha yang tepat adalah proses yang sulit bagi Anda yang baru mulai menjadi pengusaha. Banyak mimpi-mimpi ketika ingin memulai bisnis, namun tetap beku terutama karena Anda tidak tahu bisnis apa yang cocok ketika ide-ide itu muncul dalam benak Anda.
Berikut ini sepuluh tips tentang memilih bisnis rumahan yang mungkin cocok untuk Anda.
1. Daripada memilih bisnis pertama yang terlintas dalam pikiran Anda, coba luangkan waktu untuk mengeksplorasi berbagai pilihan. Pilih ide bisnis lainnya! Bacalah buku yang mungkin akan memberikan ide bisnis rumahan atau bisnis kecil, dan artikel atau majalah wirausaha dan marketing yang lagi tren dan ada permintaan pasar. Dengan pertumbuhan fenomenal dari Internet, informasi yang Anda butuhkan sekarang gampang Anda cari.
2. Cari tahu apa saja jenis bisnis yang menarik bagi Anda. Tentukan tujuan Anda, minat, keinginan dan kemampuan. Yang penting adalah bahwa Anda harus menikmati bisnis Anda tersebut. Pengusaha yang berhasil adalah mereka yang paling merasa bergairah terhadap apa yang mereka kerjakan. Anda tidak dapat merasa bergairah jika Anda tidak suka!
3. Pilih bisnis yang secara pribadi memuaskan serta menguntungkan. Meskipun Anda mungkin memiliki semangat dalam hobi atau kerajinan, cobalah mempertimbangkan potensi bisnisnya. Apakah Anda berpikir ada permintaan untuk itu? Apakah akan membawa Anda pada penghasilan berulang? Bagaimana potensi pasarnya, apakah sudah jenuh? Apakah ada hambatan untuk masuk? Apakah Anda memiliki skala ekonomi?
Mulailah sebuah bisnis yang menurut Anda memiliki potensi menguntungkan. Anda akan perlu melakukan banyak hitungan untuk menentukan kelangsungan keuangan bisnis Anda tersebut. Tentunya ini akan memerlukan analisa pasar dan melakukan analisis BEP, proyeksi keuangan awal yang menunjukkan jumlah pendapatan Anda yang harus bisa untuk menutupi pengeluaran Anda. Semuanya ini memerlukan tenaga ekstra, terutama jika Anda bukan ahli keuangan, tapi ini adalah salah satu langkah penting dalam menilai apakah bisnis yang Anda pilih bisa menghasilkan uang.
4. Pikirkan apakah Anda bisa dan ingin menangani setiap aspek bisnis. Ketika Anda memulai ..read more


