<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title> &#187; Memulai Usaha</title>
	<atom:link href="http://www.lasembiz.com/category/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.lasembiz.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 13:00:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>10 Cara Atasi Rasa Takut Saat Memulai Usaha</title>
		<link>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-cara-atasi-rasa-takut-saat-memulai-usaha.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=10-cara-atasi-rasa-takut-saat-memulai-usaha</link>
		<comments>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-cara-atasi-rasa-takut-saat-memulai-usaha.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 16:18:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Memulai Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[memulai usaha]]></category>
		<category><![CDATA[mengurangi resiko usaha]]></category>
		<category><![CDATA[takut gagal berusaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lasembiz.com/?p=22095</guid>
		<description><![CDATA[Mengatasi perasaan takut adalah salah satu rintangan yang paling berat saat memulai usaha. Memulai usaha baru, berarti Anda harus sudah siap untuk meninggalkan kenyamanan dan keamanan dari gaji tetap Anda sebagai karyawan. Ada banyak faktor yang menyebabkan rasa takut bagi seorang calon pengusaha. Terutama ketakutan tersebut adalah kegagalan dan takut mengambil risiko, serta kekecewaan terkait [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2F10-cara-atasi-rasa-takut-saat-memulai-usaha.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2F10-cara-atasi-rasa-takut-saat-memulai-usaha.html&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<blockquote><p>Mengatasi perasaan takut adalah salah satu rintangan yang paling berat saat memulai usaha. Memulai usaha baru, berarti Anda harus sudah siap untuk meninggalkan kenyamanan dan keamanan dari gaji tetap Anda sebagai karyawan.</p></blockquote>
<p>Ada banyak faktor yang menyebabkan rasa takut bagi seorang calon pengusaha. Terutama ketakutan tersebut adalah kegagalan dan takut mengambil risiko, serta kekecewaan terkait dengan kegagalan atau kehilangan apa yang sudah Anda miliki. </p>
<p>Hal-hal yang menakutkan Anda adalah :<br />
Meskipun sudah berusaha keras dan melakukan segala sesuatu, usaha masih bisa gagal<br />
Anda bisa kehilangan semua tabungan<br />
Anda mungkin tidak dapat melunasi pinjaman dan kehilangan jaminan seperti rumah Anda<br />
Anda dapat kehilangan satu atau dua tahun hidup Anda<br />
Anda belajar bahwa bisnis impian Anda adalah bukan ide yang baik setelah semua dilakukan dan tidak akan pernah berhasil<br />
Anda merusak hubungan karena gagal membangun kemitraan bisnis atau investasi<br />
Anda mengecewakan diri sendiri, keluarga dan teman-teman</p>
<p>Untuk membantu mengurangi risiko dan mengatasi rasa takut ketika memulai usaha, inilah 10 tips nya:</p>
<p><strong>1. Perdalam pengetahuan, riset dan penelitian </strong></p>
<p>Semakin banyak Anda tahu tentang industri,bisnis, dan proses memulai bisnis, ketakutan akan sedikit berkurang. Ketakutan sering muncul karena ketidaktahuan kita, dan semakin Anda memperkaya diri dengan informasi, semakin membuat Anda percaya diri.Biasakanlah  Anda dengan:</p>
<p>- Membaca buku tentang kewirausahaan, memulai bisnis, dan publikasi tentang industri spesifik Anda.<br />
- Mengunjungi situs web yang memberikan informasi tentang kewirausahaan dan memulai usaha,seperti lasembiz.com<br />
- Berlangganan majalah, seperti Pengusaha Muslim dan Majalah wirausaha lainnya.<br />
- Bergabung di berbagai milist wirausaha dan forum seperti Pengusaha Muslim, TDA dan IYE!</p>
<p>Perkuat jaringan usaha baik offline maupun online dan temukan teman atau mentor yang dapat memberikan nasihat, menginspirasi Anda, dan bahkan mungkin bekerjasama dengan Anda. Kunjungi situs LinkedIn, Twitter dan situs khusus jaringan wirausaha. Berpartisipasilah dengan kelompok usaha di daerah Anda.</p>
<p>Berbicara dengan pengusaha lain, termasuk mereka yang berada dalam bisnis yang sama seperti Anda. Beberapa mungkin menolak dan melihat Anda sebagai pesaing, tetapi yang lain mungkin bisa menerima terutama jika Anda tidak langsung bersaing di daerah yang sama.</p>
<p><div id="attachment_22096" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-cara-atasi-rasa-takut-saat-memulai-usaha.html/attachment/businesswoman-writing-on-whiteboard" rel="attachment wp-att-22096"><img src="http://www.lasembiz.com/wp-content/uploads/2012/02/42-22817097-300x200.jpg" alt="Cara Atasi Rasa Takut Saat Memulai Usaha" title="Cara Atasi Rasa Takut Saat Memulai Usaha" width="300" height="200" class="size-medium wp-image-22096" /></a><p class="wp-caption-text">Cara Atasi Rasa Takut Saat Memulai Usaha/corbis.com</p></div><br />
<strong>2. Ingat mengapa Anda ingin memulai usaha</strong></p>
<p>Tahu persis mengapa Anda ingin menjadi pengusaha akan membantu mengukur seberapa siap Anda untuk berjam-jam menekuni usaha Anda tersebut dan melakukan investasi keuangan sebagai sebuah tuntutan bisnis.</p>
<p>Apakah Anda mulai bisnis karena Anda ingin mendapatkan lebih dari apa yang bisa Anda dapatkan sebagai seorang karyawan? Apakah karena memiliki bisnis Anda sendiri bisa menjadi tiket Anda untuk kehidupan yang lebih baik untuk diri sendiri dan keluarga? Apakah Anda ingin kebebasan dan kemerdekaan untuk mengejar visi? Apakah Anda ingin membuktikan bahwa ide bisnis Anda bisa bekerja dengan baik?</p>
<p>3. Tuliskan alasan Anda untuk memulai usaha </p>
<p>Tulislah ke dalam secarik kertas tujuan Anda dalam memulai usaha. Melihat kata-kata di atas kertas memiliki efek yang kuat dan Anda akan segera menyadari jika Anda bercita-cita menjadi seorang pengusaha yang patut diperjuangkan. Ketika rasa takut dan keraguan muncul, baca kembali alasan Anda memulai usaha dan ingat apa yang ingin Anda capai dari bisnis Anda tersebut.</p>
<p><strong>4. Memulai bisnis paruh waktu</strong></p>
<p>Jika ide memulai bisnis tampaknya terlalu menakutkan, Anda dapat memilih jalur kewirausahaan dengan cara lebih lambat tapi selamat. Anda tetap bekerja sebagai karyawan, namun memulai usaha paruh waktu. Saat masih bekerja penuh waktu, Anda dapat memilih untuk memulai bisnis disaat waktu luang seperti pada malam hari atau selama akhir pekan.<br />
Atau jika Anda tidak memiliki pekerjaan penuh-waktu, Anda mungkin dapat mencoba untuk menemukan pekerjaan paruh waktu untuk membantu dengan beberapa pengeluaran Anda, sementara juga bekerja pada bisnis selama waktu luang Anda. Jadi bahkan jika mimpi terburuk Anda menjadi kenyataan &#8211; misalnya bisnis gagal &#8211; maka Anda masih memiliki pekerjaan tetap.</p>
<p><strong>5. Tetap realistis dengan harapan</strong> </p>
<p>Ketakutan merasuk jika Anda memiliki harapan yang terlalu tinggi, atau terlalu rendah. Kewirausahaan adalah seperti naik roller coaster, dengan banyak pasang surut. Anda perlu memikirkan strategi dan menyiapkan rencana, dan kemudian menempel dengan rencana ini. Di tengah getaran memulai bisnis, penting untuk menjaga harapan Anda.</p>
<p><strong>6. Sejajarkan tujuan dengan sumber daya yang ada </strong></p>
<p>Pilih bisnis dengan risiko lebih rendah, terutama jika sumber daya Anda terbatas. Jika Anda memiliki kredit yang buruk dan tidak ada tabungan, jangan memulai usaha seperti memproduksi produk pembersih organik dimana akan membutuhkan jutaan dalam produksi dan pemasaran. Atau jangan memulai bisnis saus barbeque di mana Anda perlu jaringan distribusi yang luas untuk berhasil.</p>
<p><strong>7. Istirahat</strong></p>
<p>Jika Anda merasa kewalahan dengan memulai sebuah bisnis, atau merasa ragu tentang proses memulai bisnis, buatlah berlibur. Pergi ke suatu tempat, menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman-teman, bersantai dan menemukan sesuatu yang lain untuk mengalihkan perhatian Anda. Beri diri Anda beberapa jam, atau bahkan hari, hanya menikmati hidup tanpa tekanan. Kadang-kadang, santai dapat membantu Anda melihat segalanya lebih jelas, memungkinkan Anda untuk berpikir lebih jernih dan dengan demikian mengurangi kekhawatiran Anda.</p>
<p><strong>8. Membangun hubungan dan sistem pendukung</strong> </p>
<p>Terkadang, Anda tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Salah satu cara efektif untuk mengatasi rasa takut adalah menemukan orang yang dapat Anda percaya dan Anda dapat bersandar. Cari orang yang bisa memahami apa yang sedang Anda alami. Sebuah jaringan dukungan &#8211; baik keluarga, teman, orang yang Anda temui di organisasi, atau teman-teman virtual &#8211; bisa menjadi pemandu yang mendorong Anda untuk melanjutkan jalan dan merayakan semua keberhasilan Anda, besar dan kecil. Jaringan Anda juga dapat menjadi jangkar Anda ketika keadaan menjadi berat. Mereka dapat memberikan saran, membuka pintu bagi Anda, atau memperkenalkan Anda kepada orang yang dapat membantu Anda. Lebih penting lagi, mereka dapat berbicara dan mendengarkan Anda ketika rasa takut dan keraguan mulai muncul</p>
<p><strong>9. Hadapilah ketakutan Anda </strong></p>
<p>Ketika memulai usaha, penting untuk berpandangan optimis bahwa segala sesuatunya akan baik-baik saja. Namun, jangan menipu diri sendiri dengan berpikir bahwa tidak ada yang bisa salah dan segala sesuatu yang akan berubah seperti yang Anda rencanakan itu sampai ke detail terakhir. Memulai bisnis adalah semua tentang risiko. Sebagai pengusaha, Anda bertanggung jawab untuk memahami risiko ini dan menemukan cara bagaimana untuk mengatasinya. </p>
<p>Pikirkan tentang risiko yang Anda hadapi dalam membangkitkan kembali bisnis Anda. Tanyakan pada &#8220;bagaimana jika&#8221; dan mulai dengan melihat hal-hal terburuk yang bisa terjadi. Mengidentifikasi hal-hal terburuk yang bisa terjadi jika bisnis gagal. Memikirkan hal terburuk bisa membantu Anda mendapatkan merasakan resiko yang terlibat, dan apakah Anda dapat menangani risiko jika dan ketika itu terjadi. Mengetahui bagaimana Anda dapat mengatasi skenario terburuk. Ingat bahwa selalu ada jalan &#8211; Anda hanya perlu menemukannya. Setelah Anda menghadapi skenario terburuk, maka proses memulai bisnis menjadi kurang menakutkan.</p>
<p><strong>10. Percaya pada diri sendiri</strong></p>
<p>Ketakutan muncul ketika anda tidak yakin, yang pada gilirannya membuat Anda mempertanyakan diri sendiri atas kemampuan Anda, dan nilai bisnis Anda. Anda mulai bertanya seperti, &#8220;Dapatkah saya melakukannya?&#8221; Atau &#8220;Apakah pekerjaan ini sesuai dengan ide bisnis saya?&#8221; </p>
<p>Anda harus memiliki kepercayaan pada diri sendiri yang kuat sehingga orang lain juga akan percaya dan yakin atas kemampuan Anda.</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to 10 Cara Atasi Rasa Takut Saat Memulai Usaha</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/ips-untuk-memulai-sebuah-bisnis-dan-menghindari-takut-akan-kegagalan.html" rel="bookmark">Tips untuk Memulai Sebuah Bisnis dan Menghindari Takut akan Kegagalan</a></h3><p>Salah satu alasan paling umum mengapa banyak pengusaha ragu-ragu untuk memulai bisnis adalah ketakutan akan kegagalan. “Bagaimana jika bisnis gagal?” Ini adalah pikiran yang menakutkan, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/apakah-anda-memiliki-ciri-seorang-pengusah.html" rel="bookmark">Apakah Anda Memiliki Ciri Seorang Pengusaha ?</a></h3><p>Memulai usaha sendiri bisa menjadi pengalaman menarik dan bermanfaat yang menawarkan banyak keuntungan, Anda bisa menjadi bos sendiri, Anda bisa lebih leluasa untuk mengatur jadwal ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/10-hal-yang-harus-anda-lakukan-dan-hindari-ketika-memulai-bisnis.html" rel="bookmark">10 Hal yang Harus Anda Lakukan dan Hindari Ketika Memulai Bisnis</a></h3><p>Memulai bisnis itu sulit dan membutuhkan ketekunan, waktu, kerja keras dan komitmen. Jika Anda ingin berhasil dalam bisnis, ada sejumlah hal yang Anda lakukan dan ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/bagaimana-mengurangi-resiko-ketika-akan-memulai-bisnis.html" rel="bookmark">Bagaimana Mengurangi Resiko Ketika akan Memulai Bisnis?</a></h3><p>Semua usaha mengandung risiko. Sebagus dan sematang apapun dalam rencana bisnis, tetap saja ada hal lain yang tidak terduga dalam sebuah bisnis. Selalu ada kemungkinan ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/20-pertanyaan-sebelum-memulai-usaha.html" rel="bookmark">20 Pertanyaan Sebelum Memulai Usaha</a></h3><p>Memulai usaha ? Hmmm....Banyak orang memiliki mimpi mempunyai usaha sendiri. Alasannya bisa macam-macam, namun kebanyakan karena terbentur oleh keadaan keuangan yang selalu tidak pernah mencukupi. ...</p></div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-cara-atasi-rasa-takut-saat-memulai-usaha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Langkah Sebelum Memulai Usaha-Bagian 1</title>
		<link>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-langkah-sebelum-memulai-usaha.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=10-langkah-sebelum-memulai-usaha</link>
		<comments>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-langkah-sebelum-memulai-usaha.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 00:24:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Memulai Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lasembiz.com/?p=10955</guid>
		<description><![CDATA[Anda ingin memiliki usaha dan bingung bagaimana memulainya? Jangan bingung, sebelum Anda memulainya pastikan dulu Anda sudah mengetahui secara benar bagaimana seharusnya berbisnis. Berikut ini adalah 10 langkah yang musti harus Anda ketahui sebelum memulai usaha. Langkah 1: Tentukan produk atau jasa Anda Sebelum memulai usaha, cobalah dengan hati-hati mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut ini: Apa yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2F10-langkah-sebelum-memulai-usaha.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2F10-langkah-sebelum-memulai-usaha.html&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Anda ingin memiliki usaha dan bingung bagaimana memulainya? Jangan bingung, sebelum Anda memulainya pastikan dulu Anda sudah mengetahui secara benar bagaimana seharusnya berbisnis.<br />
Berikut ini adalah 10 langkah yang musti harus Anda ketahui sebelum memulai usaha.</p>
<p><strong>Langkah 1: Tentukan produk atau jasa Anda</strong><br />
Sebelum memulai usaha, cobalah dengan hati-hati mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:</p>
<p>Apa yang akan Anda jual?<br />
Apa yang membuat Anda merasa memiliki keahlian dengan produk atau jasa yang akan Anda jual?<br />
Apakah Anda sudah memiliki keahlian tersebut? ataukah Anda harus melakukan pelatihan terlebih dulu ? karena Anda harus bersaing ketat dengan pebisnis yang lain<br />
Apakah produk atau jasa Anda diminati pasar atau menjadi kebutuhan pasar?<br />
Apakah produk atau jasa yang akan Anda jual itu sifatnya musiman, bisakah Anda memasarkannya sepanjang tahun?<br />
Seberapa sensitif pemasaran produk atau jasa Anda ini terhadap kondisi ekonomi secara umum? Ketika ekonomi lemah, apakah usaha Anda akan terpengaruh?<br />
Apakah Anda akan bersemangat untuk melakukan langkah-langkah dalam memulai usaha ini &#8211; adakah sesuatu yang Anda sukai &#8211; atau Anda memulai usaha ini hanya untuk coba-coba saja?</p>
<p>Pepatah mengatakan, &#8220;Lakukan apa yang Anda sukai&#8221;. Kalimat apa yang Anda sukai tidak boleh dianggap enteng. Bisnis Anda akan menjadi mata pencaharian Anda &#8211; Anda harus memiliki waktu yang baik untuk melakukannya. Jika tidak, Anda akan kehilangan motivasi.</p>
<p>Jika Anda bersemangat dan memiliki motivasi yang kuat, menyelesaikan langkah-langkah untuk memulai usaha akan terasa menyenangkan dan jauh lebih menyenangkan.</p>
<p><strong>Langkah 2: Kenali Pasar dan Pesaing Anda</strong></p>
<p>Anda perlu memiliki pemahaman yang baik tentang konsep pemasaran dan juga pesaing-pesaing Anda. Berikut adalah beberapa hal untuk dipertimbangkan:</p>
<ul>
<li>Siapa yang akan membeli produk atau jasa Anda?</li>
<li>Apakah pasar Anda untuk bisnis,untuk konsumen, atau keduanya?</li>
<li>Apa ciri khas pelanggan atau klien yang Anda punya?</li>
<li>Apakah kebutuhan akan produk atau jasa Anda saat ini belum terpenuhi atau sudah jenuh?</li>
<li>Apakah ada sesuatu yang Anda jual tersebut memungkinkan untuk mengalahkan pesaing Anda?</li>
<li>Bagaimana anda membedakan diri dari pesaing Anda?</li>
<li>Apa value proposition Anda? Apa keunggulan kompetitif Anda?</li>
</ul>
<p><strong>Langkah 3: Pastikan Anda Dapat Melakukan Pekerjaan yang Diperlukan Sebelum Memulai Usaha</strong></p>
<p>Sebelum memulai sebuah usaha, Anda perlu memahami dan hati-hati mempertimbangkan bahwa Anda akan memiliki banyak pekerjaan sehari-hari yang perlu untuk dilakukan. Jika Anda tidak bisa melakukannya, siapa lagi? Jika tidak ada satu pun untuk mengurus pekerjaan ini dengan baik, apakah layak memulai usaha?</p>
<p>Jawab pertanyaan ini dengan jujur. Dapatkah Anda menangani pekerjaan umum sehari-hari yang diperlukan dalam usaha seperti misalnya :</p>
<ul>
<li>Pengaturan janji</li>
<li>Memesan persediaan barang</li>
<li>Pembukuan</li>
<li>Pemasaran</li>
<li>Penawaran barang atau jasa</li>
<li>Menjawab panggilan telepon</li>
<li>Memeriksa dan membalas e-mail</li>
</ul>
<p>Bagus, jika Anda akan memiliki bantuan tenaga. Jika Anda mampu menggaji orang lain untuk melakukan beberapa tugas, itu lebih baik. Tetapi sebagian besar usaha kecil yang dijalankan di rumah merupakan usaha satu-orang yang dimulai dengan anggaran yang ketat, dan sebagian besar usaha kecil lainnya tidak jauh lebih besar dan tidak memiliki anggaran besar untuk memperkerjakan orang. Ini berarti Anda harus menyiapkan diri untuk melakukan semuanya sendiri.</p>
<p>Anda perlu berpikir dua kali untuk memulai usaha jika Anda tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan semua pekerjaan ini<br />
(<a href="http://www.lasembiz.com/news/10-langkah-sebelum-memulai-usaha-bagian-2.html">Bersambung ke bagian 2</a>)</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to 10 Langkah Sebelum Memulai Usaha-Bagian 1  </h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/20-pertanyaan-sebelum-memulai-usaha.html" rel="bookmark">20 Pertanyaan Sebelum Memulai Usaha</a></h3><p>Memulai usaha ? Hmmm....Banyak orang memiliki mimpi mempunyai usaha sendiri. Alasannya bisa macam-macam, namun kebanyakan karena terbentur oleh keadaan keuangan yang selalu tidak pernah mencukupi. ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/10-pertanyaan-sebelum-memulai-usaha.html" rel="bookmark">10 pertanyaan Sebelum Memulai Usaha</a></h3><p>Apakah ide yang Anda miliki sudah memenuhi syarat yang diperlukan untuk menjadi pebisnis yang sukses? Coba pikirkan, apakah Anda memiliki bakat yang bisa menjadi sebuah ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/10-langkah-sebelum-memulai-usaha-bagian-2.html" rel="bookmark">10 Langkah Sebelum Memulai Usaha &#8211; Bagian 2</a></h3><p>Anda ingin memiliki usaha dan bingung bagaimana memulainya? Jangan bingung, sebelum Anda memulainya pastikan dulu Anda sudah mengetahui secara benar bagaimana seharusnya berbisnis. Berikut ini ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/ips-untuk-memulai-sebuah-bisnis-dan-menghindari-takut-akan-kegagalan.html" rel="bookmark">Tips untuk Memulai Sebuah Bisnis dan Menghindari Takut akan Kegagalan</a></h3><p>Salah satu alasan paling umum mengapa banyak pengusaha ragu-ragu untuk memulai bisnis adalah ketakutan akan kegagalan. “Bagaimana jika bisnis gagal?” Ini adalah pikiran yang menakutkan, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/bagaimana-caranya-memulai-bisnis-online-bagian-1.html" rel="bookmark">Bagaimana Caranya Memulai Bisnis Online &#8211; Bagian 1</a></h3><p>Anda ingin berbisnis online? Mengapa tidak, banyak yang telah sukses menjalankan bisnis ini karena internet telah membuka cakrawala baru dalam berbisnis khususnya untuk usaha kecil ...</p></div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-langkah-sebelum-memulai-usaha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Bisnis Anda Membutuhkan Perencanaan Keuangan?</title>
		<link>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/mengapa-bisnis-anda-membutuhkan-perencanaan-keuangan.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mengapa-bisnis-anda-membutuhkan-perencanaan-keuangan</link>
		<comments>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/mengapa-bisnis-anda-membutuhkan-perencanaan-keuangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Nov 2010 15:30:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Memulai Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lasembiz.com/?p=9789</guid>
		<description><![CDATA[Perencanaan keuangan memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan keuangan bisnis baru Anda. Hal ini bisa memaksa Anda agar berada di jalur yang tepat dalam memikirkan masalah keuangan, bukan sesuatu yang terlintas begitu saja. Menggambarkan kondisi keuangan dapat membantu Anda mengembangkan strategi yang lebih baik, menentukan titik masalah sejak dini, dan merencanakan pertumbuhan bisnis. Pertanyaan-pertanyaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2Fmengapa-bisnis-anda-membutuhkan-perencanaan-keuangan.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2Fmengapa-bisnis-anda-membutuhkan-perencanaan-keuangan.html&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<blockquote><p>Perencanaan keuangan memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan keuangan bisnis baru Anda.</p></blockquote>
<p>Hal ini bisa memaksa Anda agar berada di jalur yang tepat dalam memikirkan masalah keuangan, bukan sesuatu yang terlintas begitu saja. Menggambarkan kondisi keuangan dapat membantu Anda mengembangkan strategi yang lebih baik, menentukan titik masalah sejak dini, dan merencanakan pertumbuhan bisnis.</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan berikut akan membantu Anda mengenali lebih baik kondisi keuangan Anda :</p>
<p>Apakah Anda merasa memiliki modal awal yang cukup? Apakah dengan modal tersebut memungkinkan Anda bisa langsung memulai menjalankan bisnis ini?</p>
<p>Kapan modal awal Anda akan mulai kehabisan? Pada bulan apa?</p>
<p>Jenis sumber daya apa yang Anda mampu jika diberi modal awal sekarang?</p>
<p>Jenis pengeluaran apa yang dapat Anda tutup sekarang dan apa yang dapat Anda korbankan sampai kondisi keuangan Anda membaik?</p>
<p>Seberapa besar pendapatan yang harus Anda amankan untuk menjaga bisnis tetap bertahan?</p>
<p>Jika bisnis tersebut tidak menguntungkan, sampai kapan dan berapa lama Anda bisa memasukkan ke dalam modal untuk menghadirkan bisnis?</p>
<p>Berapa jumlah kekurangan yang Anda butuhkan untuk menutup setiap bulannya ? Di mana Anda mendapatkan uang untuk menutupi kekurangan tersebut?</p>
<p>Harga seperti apa yang perlu Anda atur untuk menutupi pengeluaran Anda dan memastikan keuntungan?</p>
<p>Jika Anda meminjam uang, berapa besar pendapatan yang harus Anda dapatkan untuk memenuhi kewajiban Anda?</p>
<p>Bagaimana Anda mengukur kemajuan Anda?</p>
<p>Jangan hanya melihat dari sisi itu saja.Tulislah rencana keuangan bisnis Anda tersebut. Dengan perencanaan keuangan yang baik akan membantu Anda melihat gambaran yang lebih jelas tentang bisnis Anda apakah benar-benar memerlukan modal dan biaya, dan apa yang harus Anda lakukan untuk mengubah bisnis Anda tersebut menjadi sukses. Juga akan lebih mudah untuk menyelesaikan atau meminimalkan masalah yang akan Anda temui selama bisnis berjalan.</p>
<p>Jika membuat rencana keuangan yang wajar terlalu sulit, Anda perlu mendapatkan bantuan dari seorang akuntan atau ahli keuangan untuk membantu Anda menyusun rencana keuangan bisnis Anda tersebut. Bahkan jika angka-angka tersebut hanya estimasi dan proyeksi,itu masih lebih baik daripada Anda tidak memiliki gambaran sama sekali terhadap kondisi keuangan Anda tersebut.</p>
<p>sumber : powerhomebiz.com</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to Mengapa Bisnis Anda Membutuhkan Perencanaan Keuangan?</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/apakah-memiliki-hasrat-bisnis-cukup.html" rel="bookmark">Apakah Memiliki Hasrat Bisnis Cukup?</a></h3><p>Nasehat umum yang selalu diberikan buat pebisnis pemula adalah agar mengikuti hasrat,melakukan apa yang Anda suka.Membangun sebuah bisnis yang berakar pada apa yang Anda sukai,lebih ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/evaluasi-bisnis-anda-dengan-daftar-rencana-bisnis.html" rel="bookmark">Evaluasi Bisnis Anda dengan Daftar Rencana Bisnis</a></h3><p>Rencana Bisnis dibuat tertulis gunanya adalah untuk melakukan evaluasi terhadap segala aspek kelangsungan hidup ekonomi bisnis Anda. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa Anda harus ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/20-pertanyaan-sebelum-memulai-usaha.html" rel="bookmark">20 Pertanyaan Sebelum Memulai Usaha</a></h3><p>Memulai usaha ? Hmmm....Banyak orang memiliki mimpi mempunyai usaha sendiri. Alasannya bisa macam-macam, namun kebanyakan karena terbentur oleh keadaan keuangan yang selalu tidak pernah mencukupi. ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/siapkah-anda-menanggung-resiko-keuangan-ketika-akan-memulai-bisnis.html" rel="bookmark">Siapkah Anda Menanggung Resiko Keuangan Ketika akan Memulai Bisnis?</a></h3><p>Memulai bisnis memerlukan sumber daya yang Anda butuhkan, terutama modal. Walaupun tidak semua bisnis dimulai dengan modal uang. Namun, modal uang bisa jadi menjadi prioritas ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/10-pertanyaan-sebelum-memulai-usaha.html" rel="bookmark">10 pertanyaan Sebelum Memulai Usaha</a></h3><p>Apakah ide yang Anda miliki sudah memenuhi syarat yang diperlukan untuk menjadi pebisnis yang sukses? Coba pikirkan, apakah Anda memiliki bakat yang bisa menjadi sebuah ...</p></div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/mengapa-bisnis-anda-membutuhkan-perencanaan-keuangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memulai Bisnis Sendiri Saat Masih Jadi Karyawan</title>
		<link>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/memulai-bisnis-disaat-anda-masih-jadi-karyawan.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memulai-bisnis-disaat-anda-masih-jadi-karyawan</link>
		<comments>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/memulai-bisnis-disaat-anda-masih-jadi-karyawan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Oct 2010 05:02:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Memulai Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lasembiz.com/?p=9284</guid>
		<description><![CDATA[10 Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan Saat Memulai Bisnis Ketika Anda Masih Berstatus Karyawan Anda statusnya masih karyawan,tapi memiliki usaha sampingan? Anda tidak sendiri.. Menciptakan usaha mandiri sambil tetap bekerja kantoran bisa menjadi langkah awal sebelum Anda memutuskan untuk berhenti sebagai orang gajian. Pendekatan seperti ini banyak digunakan oleh pemilik usaha kecil sebelum mereka benar-benar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2Fmemulai-bisnis-disaat-anda-masih-jadi-karyawan.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2Fmemulai-bisnis-disaat-anda-masih-jadi-karyawan.html&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong>10 Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan Saat Memulai Bisnis Ketika Anda Masih Berstatus Karyawan</strong></p>
<p>Anda statusnya masih karyawan,tapi memiliki usaha sampingan? Anda tidak sendiri..<br />
Menciptakan usaha mandiri sambil tetap bekerja kantoran bisa menjadi langkah awal sebelum Anda memutuskan untuk berhenti sebagai orang gajian.</p>
<p>Pendekatan seperti ini banyak digunakan oleh pemilik usaha kecil sebelum mereka benar-benar memutuskan untuk terjun sebagai pengusaha. Seperti sekarang, dimana ekonomi semakin sulit mau gak mau memaksa orang untuk mencari tambahan penghasilan karena gaji kantoran dirasa tidak mencukupi kebutuhan hidup yang semakin tinggi.</p>
<p>Jika Anda berpikir untuk memulai bisnis sendiri saat masih bekerja kantoran, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:</p>
<p><strong>1. Bersiaplah untuk bekerja ekstra</strong><br />
Selamat datang di dunia malam tanpa tidur dan istirahat. Tidak ada akhir pekan!<br />
Memulai bisnis sendiri pastilah memakan waktu dan usaha yang keras. Menggabungkan kerjaan kantoran dengan usaha sampingan telah melipatgandakan waktu, pikiran dan tenaga Anda, terutama pada awal-awal ketika Anda baru memulainya.Anda juga masih bingung melakukan pengaturan waktu dan tenaga bukan?.Membangkitkan bisnis pastilah memerlukan banyak pemikiran, strategi, dan perencanaan.</p>
<p><strong>2.Buatlah jadwal kebutuhan waktu yang diperlukan untuk bisnis</strong></p>
<p>Hal ini penting untuk menentukan apakah Anda benar-benar memiliki waktu dan tenaga yang cukup untuk bekerja pada pekerjaan kantor dan bisnis Anda. Realistis berpikir tentang tuntutan dan waktu Anda dari kedua komitmen tersebut, terutama jika bisnis Anda mengharuskan untuk bertemu dengan klien secara teratur atau Anda bekerja pada tenggat waktu yang ketat baik untuk pekerjaan Anda atau bisnis atau keduanya. Pada akhirnya, apakah Anda masih berpikir Anda dapat bekerja pada bisnis Anda?</p>
<p>Jika Anda hanya blogging dan menggunakan iklan untuk mendapatkan uang dari blog, maka Anda hanya dapat bekerja pada jadwal Anda sendiri dan dapat menulis posting baru setelah jam kantor usai. Tetapi kalau Anda akan memulai bisnis pertamanan atau bisnis lain yang mengharuskan Anda bertemu dengan klien, maka Anda perlu berpikir bagaimana caranya menyiasati waktu antara pekerjaan kantor dengan waktu yang Anda sempatkan untuk bertemu dengan klien.</p>
<p><strong>3.Periksa kembali apakah tuntutan bisnis sampingan Anda tersebut akan mengganggu pekerjaan Anda atau tidak</strong></p>
<p><strong> </strong> Menjawab email dari klien selama dalam jam kerja (dari ponsel pintar Anda sendiri atau komputer pribadi Anda) adalah satu hal, tetapi ketika mengharuskan keluar dari kantor selama beberapa jam untuk bertemu dengan klien untuk urusan bisnis Anda sendiri adalah hal lain. Kecuali Anda bekerja untuk sebuah perusahaan seperti Google yang memungkinkan karyawan untuk menghabiskan sampai 20% dari waktu mereka untuk proyek-proyek pribadi mereka, banyak tempat kerja akan cemberut pada anda jika menghilang selama berjam-jam atau menggunakan jam kantor untuk sesuatu selain pekerjaan terkait.</p>
<p>Kecuali jika pekerjaan Anda berorientasi hasil yang tidak memerlukan Anda harus datang ke kantor yang penting ada hasilnya. Atau jika Anda menjalankan bisnisnya setelah usai jam kerja dan tidak berbenturan dengan jam kerja kantor. Dan jika Anda tidak bisa melakukan itu, maka sudah waktunya untuk memikirkan kembali prioritas Anda dan apa yang Anda benar-benar ingin lakukan.</p>
<p><strong>4. Pastikan bahwa Anda tidak menggunakan sumber daya kantor untuk keperluan bisnis Anda. </strong></p>
<p>Ini adalah salah satu pertimbangan paling sulit ketika bekerja pada pekerjaan penuh waktu dan bisnis paruh waktu. Bos Anda di pekerjaan Anda tidak akan ingin Anda menggunakan mesin fotokopi mereka, bahkan kertas dan komputer untuk bisnis Anda.</p>
<p>Juga, jangan memberikan nomor kantor Anda kepada klien. Bos dan rekan kantor Anda tidak akan menghargai Anda jika mereka harus berbicara dengan rekan bisnis Anda dengan menggunakan telepon perusahaan. Plus, jangan bingungkan klien Anda ketika mereka menelpon Anda hanya mendengar operator telepon, &#8220;Terima kasih Anda telah menghubungi [nama perusahaan pekerjaan sehari-hari Anda]&#8221; ketika mereka menghubungi Anda!</p>
<p><strong>5. Mengharapkan bisnis untuk tumbuh lebih lambat</strong></p>
<p>Banyaknya waktu yang tersita pada pekerjaan kantor membuat Anda hanya memiliki beberapa jam tambahan saja untuk mendedikasikan pada bisnis Anda. Hal ini membatasi potensi pertumbuhan bisnis Anda.</p>
<p>Jika Anda menjalankan bisnis yang memerlukan pertemuan langsung dengan klien, Anda akan kehilangan klien yang ingin bertemu dengan Anda selama waktu pekerjaan anda. Jika Anda seorang blogger, Anda mungkin dapat melakukan hanya satu posting per hari, bukan sepuluh jika Anda menjalankan bisnis sendiri. Jika Anda seorang desainer grafis, Anda hanya dapat menerima dua klien sekaligus, bukan dua puluh.</p>
<p><strong>6. Bersiaplah untuk stres</strong></p>
<p>Jika Anda berpikir bahwa pekerjaan Anda saat ini sudah membuat Anda cukup stres, memulai bisnis dan menjadi bos sendiri bahkan lebih stress. Melakukan dua pekerjaan pada saat yang sama dapat memberikan banyak stres dan sakit migrain.</p>
<p>Bayangkan skenario ini: bagaimana jika website Anda jumlah visitornya tiba-tiba turun saat Anda sedang rapat di kantor selama 2 jam? Itu berarti 2 jam mengeluh apa yang salah dengan situs Anda, dan berada di situasi di mana Anda tidak bisa berbuat apa-apa. Kemudian ada situasi di mana Anda berurusan dengan atasan Anda saat memberi Anda segunung tugas untuk mengerjakan pekerjaan lembur, ketika klien anda sudah menekan Anda untuk menyelesaikan situs web yang Anda buat.</p>
<p><strong>7. Studi kebijakan tenaga kerja dari pekerjaan anda</strong></p>
<p>Jika Anda menjaga nilai pekerjaan anda, disarankan agar Anda meninjau aturan majikan Anda berkaitan dengan jam kerja, sumber daya dan bahkan kebijakan untuk pekerjaan paruh waktu.</p>
<p><strong>8. Pertimbangkan etika bisnis</strong></p>
<p>Jika bagian dari bisnis Anda berada di garis bisnis yang sama dengan majikan Anda &#8211; dan tujuan Anda adalah mencoba untuk mendapatkan klien mereka &#8211; berhati-hatilah karena berkaitan dengan pertimbangan hukum dan etika dari pendekatan ini. Hal ini terutama berlaku jika Anda tidak memiliki perjanjian dengan majikan dalam hal bersaing mendapatkan klien.</p>
<p><strong>9. Perlukah Anda memberitahukan bisnis Anda tersebut kepada atasan</strong></p>
<p>Jawaban atas pertanyaan ini tergantung pada dinamika, budaya, dan politik dalam pekerjaan anda. Hal ini juga tergantung pada hubungan Anda dengan atasan Anda, dan bagaimana dia akan mempertimbangkan informasi pada bagaimana bisnis beroperasi. Hal ini bisa memiliki dampak baik dan buruk. Jika bisnis Anda benar-benar berbeda dari pekerjaan anda, memberitahu atasan Anda tentang hal ini mungkin memberi mereka perspektif yang berbeda dari Anda sebagai karyawan dan bisa memberikan kesan bahwa Anda memiliki keterampilan dan kualitas lebih dari pekerjaan sehari-hari yang tidak Anda tampilkan. Seorang ekonom pembangunan yang sedang melakukan pekerjaan analisis kebijakan diberi tugas menjalankan pekerjaan organisasi pemasaran online setelah atasannya mengetahui bahwa ia menjalankan sejumlah situs.</p>
<p><strong>10. Mempertimbangkan dampak kehidupan pribadi Anda</strong></p>
<p>Dengan menjalankan pekerjaan kantor dan bisnis sampingan sekaligus secara bersamaan, waktu Anda yang tersisa untuk bersantai dengan keluarga akan berkurang secara signifikan. Anda perlu mempertimbangkan apakah pekerjaan dan bisnis Anda akan mempengaruhi hubungan Anda, terutama jika Anda memiliki keluarga.</p>
<p>Ada banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan jika Anda memutuskan untuk memulai bisnis saat Anda masih bekerja di kantor. Ini akan sangat sulit dan Anda perlu perlu persiapan untuk jalan yang panjang. Apakah Anda berencana untuk bekerja pada kedua pekerjaan tersebut untuk jangka panjang atau pendek, sadarilah bahwa pertimbangannya etis dan hukum. Tapi jika dan ketika Anda memutuskan untuk menjalankan bisnis bersamaan dengan pekerjaan kantor, jagalah hubungan baik dengan majikan Anda. Anda tidak akan pernah tahu apakah Anda akan memerlukan bantuan dari majikan Anda, atau apakah Anda bisa mengubahnya menjadi pelanggan untuk bisnis Anda tersebut. (powerhomebiz)</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to Memulai Bisnis Sendiri Saat Masih Jadi Karyawan</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/lebih-produktif-bekerja-di-rumah.html" rel="bookmark">Lebih Produktif Bekerja di Rumah</a></h3><p>Bekerja di rumah tidak mudah karena berbagai tantangan dan kendala yang ada di rumah. Anda akan dihadapkan dengan sejumlah tantangan yang meliputi gangguan tak terduga ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/ips-untuk-memulai-sebuah-bisnis-dan-menghindari-takut-akan-kegagalan.html" rel="bookmark">Tips untuk Memulai Sebuah Bisnis dan Menghindari Takut akan Kegagalan</a></h3><p>Salah satu alasan paling umum mengapa banyak pengusaha ragu-ragu untuk memulai bisnis adalah ketakutan akan kegagalan. “Bagaimana jika bisnis gagal?” Ini adalah pikiran yang menakutkan, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/10-hal-yang-harus-anda-lakukan-dan-hindari-ketika-memulai-bisnis.html" rel="bookmark">10 Hal yang Harus Anda Lakukan dan Hindari Ketika Memulai Bisnis</a></h3><p>Memulai bisnis itu sulit dan membutuhkan ketekunan, waktu, kerja keras dan komitmen. Jika Anda ingin berhasil dalam bisnis, ada sejumlah hal yang Anda lakukan dan ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-langkah-sebelum-memulai-usaha.html" rel="bookmark">10 Langkah Sebelum Memulai Usaha-Bagian 1</a></h3><p>Anda ingin memiliki usaha dan bingung bagaimana memulainya? Jangan bingung, sebelum Anda memulainya pastikan dulu Anda sudah mengetahui secara benar bagaimana seharusnya berbisnis. Berikut ini ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/mengapa-bisnis-anda-membutuhkan-perencanaan-keuangan.html" rel="bookmark">Mengapa Bisnis Anda Membutuhkan Perencanaan Keuangan?</a></h3><p>Perencanaan keuangan memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan keuangan bisnis baru Anda. Hal ini bisa memaksa Anda agar berada di jalur yang tepat dalam ...</p></div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/memulai-bisnis-disaat-anda-masih-jadi-karyawan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Tips untuk Memilih Bisnis Rumahan</title>
		<link>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-tips-untuk-memilih-bisnis-rumahan.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=10-tips-untuk-memilih-bisnis-rumahan</link>
		<comments>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-tips-untuk-memilih-bisnis-rumahan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 05:05:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Memulai Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Tips untuk Memilih Bisnis Rumahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lasembiz.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Memilih jenis usaha yang tepat adalah proses yang sangat sulit khususnya untuk Anda yang baru mulai usaha. Banyak mimpi-mimpi dan keinginan saat ingin memulai usaha tersebut, namun terasa sulit karena Anda tidak tahu usaha apa yang cocok dan sesuai  ketika keinginan dan ide-ide itu muncul di dalam pikiran Anda. Sebagai langkah awal untuk membuka pikiran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2F10-tips-untuk-memilih-bisnis-rumahan.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.lasembiz.com%2Ftips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah%2F10-tips-untuk-memilih-bisnis-rumahan.html&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Memilih jenis usaha yang tepat adalah proses yang sangat sulit khususnya untuk Anda yang baru mulai usaha. Banyak mimpi-mimpi dan keinginan saat ingin memulai usaha tersebut, namun terasa sulit karena Anda tidak tahu usaha apa yang cocok dan sesuai  ketika keinginan dan ide-ide itu muncul di dalam pikiran Anda.</p>
<p>Sebagai langkah awal untuk membuka pikiran Anda bagaimana mendapatkan jenis usaha yang tepat, berikut ini sepuluh tips tentang memilih jenis usaha rumahan yang mungkin cocok untuk Anda.</p>
<p>1. Cobalah luangkan waktu sejenak untuk mengeksplorasi berbagai pilihan usaha.  Bacalah buku-buku tentang wirausaha, artikel atau majalah wirausaha,  bergabunglah dengan milist-milist yang membahas tentang wirausaha dan peluang bisnis. Dengan wawasan Anda yang terbuka, tentu ini akan memberikan ide-ide baru tentang berbagai jenis usaha rumahan atau usaha kecil yang lagi tren dan memiliki permintaan pasar. Dengan pertumbuhan fenomenal dari Internet, informasi yang Anda butuhkan sekarang gampang Anda cari.</p>
<p>2. Cari tahu apa saja jenis bisnis yang menarik bagi Anda. Tentukan tujuan Anda, minat, keinginan dan kemampuan. Yang penting adalah bahwa Anda harus menikmati bisnis tersebut. Pengusaha yang berhasil adalah mereka yang paling merasa bergairah terhadap apa yang mereka kerjakan. Anda tidak bisa bergairah jika Anda tidak suka!</p>
<p>3. Pilih bisnis yang secara pribadi memuaskan serta menguntungkan. Meskipun Anda mungkin memiliki semangat karena memang hobi, cobalah untuk mempertimbangkan potensi bisnisnya. Apakah Anda sudah memikirkan, apakah memang ada permintaan untuk usaha tersebut? Apakah ini nanti bisa membawa  pada penghasilan berulang? Bagaimana potensi pasarnya, apakah sudah jenuh? Apakah ada hambatan untuk masuk ke usaha tersebut ? Apakah Anda memiliki skala ekonomi?</p>
<p>Mulailah sebuah bisnis yang menurut Anda memiliki potensi menguntungkan. Anda perlu banyak melakukan  hitungan untuk menentukan kelangsungan keuangan bisnis Anda tersebut. Tentunya ini akan memerlukan analisa pasar dan melakukan analisa BEP ( Break Event Point), proyeksi keuangan awal yang menunjukkan jumlah pendapatan Anda yang harus bisa untuk menutupi pengeluaran Anda. Semuanya ini memerlukan tenaga ekstra, terutama jika Anda bukan ahli keuangan, tetapi ini adalah salah satu langkah penting di dalam menilai apakah bisnis yang Anda pilih tersebut bisa menghasilkan uang atau tidak.</p>
<p>4. Pikirkan apakah Anda bisa dan ingin menangani setiap aspek bisnis. Ketika Anda baru memulai usaha, Anda mungkin tidak memiliki karyawan untuk membantu melengkapi beberapa aspek bisnis Anda tersebut. Alih-alih hanya berfokus pada arah strategis bisnis, Anda mungkin diminta untuk mengumpulkan piutang, melacak pengeluaran, menerima panggilan telepon pelanggan, dan melakukan ribuan tugas lainnya. Sadarlah akan tugas-tugas lain yang harus Anda lakukan dalam bisnis Anda tersebut.</p>
<div id="attachment_22101" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-tips-untuk-memilih-bisnis-rumahan.html/attachment/baker-with-freshly-baked-cookies" rel="attachment wp-att-22101"><img class="size-medium wp-image-22101" title="Tips untuk Memilih Bisnis Rumahan" src="http://www.lasembiz.com/wp-content/uploads/2010/04/42-18564751-300x200.jpg" alt="Tips untuk Memilih Bisnis Rumahan" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Tips untuk Memilih Bisnis Rumahan/corbis.com</p></div>
<p>5. Ruang Usaha. Gambarlah tata letak tempat kerja Anda. Ingat, Anda memulai bisnis di rumah untuk menghemat biaya overhead, sehingga memanfaatkan setiap sudut dan celah kemungkinan yang dapat Anda gunakan di rumah Anda. Jika Anda ingin memulai bisnis menghias kue, Anda harus memiliki dapur besar. Lupakan tentang memulai kelas instruksi dansa jika Anda tinggal di sebuah apartemen studio!</p>
<p>6. Pastikan bisnis Anda memenuhi standar keamanan yang tinggi terutama jika Anda mempunyai anak di rumah. Hal ini penting jika bisnis Anda berhubungan atau menggunakan bahan kimia dan zat berbahaya lainnya. Misalnya, menyimpan semua bahan kimia yang digunakan untuk membersihkan karpet atau jok. Pindahkan bahan-bahan tersebut di tempat yang aman misalnya di garasi yang luar jangkauan anak-anak.</p>
<p>7. Periksa dengan agen asuransi untuk menentukan jenis pertanggungan asuransi bisnis yang Anda butuhkan. Ini adalah perencanaan yang baik untuk menentukan  asuransi apa yang diperlukan untuk meminimalkan risiko dan melindungi bisnis Anda. Kategori Umum asuransi termasuk properti, perizinan, kewajiban, kesehatan, cacat, kompensasi pekerja, dan asuransi jiwa.</p>
<p>8. Pastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan di wilayah Anda. Kunjungi kantor pemerintah setempat Anda untuk melihat peraturan IMB atau perijinan usaha lainnya yang akan bisa mencegah Anda dari memilih lokasi tertentu. Hati-hati, perhatikan peraturan yang mengatur tanda-tanda usaha dan jenis usaha yang diizinkan di lokasi yang berbeda. Anda tidak ingin pemerintah datang mengetuk di depan pintu Anda meminta Anda untuk menghentikan operasi setelah Anda menghabiskan ribuan dekorasi dan memperlengkapi bisnis Anda!</p>
<p>9. Keluarga. Pilih sebuah bisnis yang memiliki karakteristik organisasi yang kompatibel dengan diri Anda atau memilih bisnis yang cocok dengan jadwal keluarga Anda. Jika Anda memiliki bayi baru lahir di rumah dan suami Anda bekerja penuh waktu, Anda harus mencari bisnis yang akan memungkinkan Anda untuk merawat bayi Anda. Bisnis yang akan memaksa Anda untuk aktif mencari klien keluar seperti usaha real estate mungkin tidak cocok untuk Anda saat ini.</p>
<p>10. Buat anggota keluarga Anda terlibat dalam bisnis dan bekerja bersama-sama untuk keberhasilannya! Setiap mimpi penggabungan rumah dan kantor, karir dan keluarga menjadi perpaduan simbiosis dari kebahagiaan yang harmonis. Tidak mudah memang, tetapi salah satu cara nya adalah melibatkan keluarga Anda dalam bisnis rumah Anda. Misalnya meminta anak remaja Anda untuk membantu mendesain situs Web Anda. Pasangan Anda dapat membantu dalam bernegosiasi dengan klien Anda. Yang paling penting adalah setiap orang dalam keluarga Anda menikmati pekerjaan tersebut dan membantu keberhasilan dalam bisnis Anda. ( phb )</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to 10 Tips untuk Memilih Bisnis Rumahan</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/10-langkah-sebelum-memulai-usaha-bagian-2.html" rel="bookmark">10 Langkah Sebelum Memulai Usaha &#8211; Bagian 2</a></h3><p>Anda ingin memiliki usaha dan bingung bagaimana memulainya? Jangan bingung, sebelum Anda memulainya pastikan dulu Anda sudah mengetahui secara benar bagaimana seharusnya berbisnis. Berikut ini ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/mengapa-bisnis-anda-membutuhkan-perencanaan-keuangan.html" rel="bookmark">Mengapa Bisnis Anda Membutuhkan Perencanaan Keuangan?</a></h3><p>Perencanaan keuangan memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan keuangan bisnis baru Anda. Hal ini bisa memaksa Anda agar berada di jalur yang tepat dalam ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/20-pertanyaan-sebelum-memulai-usaha.html" rel="bookmark">20 Pertanyaan Sebelum Memulai Usaha</a></h3><p>Memulai usaha ? Hmmm....Banyak orang memiliki mimpi mempunyai usaha sendiri. Alasannya bisa macam-macam, namun kebanyakan karena terbentur oleh keadaan keuangan yang selalu tidak pernah mencukupi. ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/ips-untuk-memulai-sebuah-bisnis-dan-menghindari-takut-akan-kegagalan.html" rel="bookmark">Tips untuk Memulai Sebuah Bisnis dan Menghindari Takut akan Kegagalan</a></h3><p>Salah satu alasan paling umum mengapa banyak pengusaha ragu-ragu untuk memulai bisnis adalah ketakutan akan kegagalan. “Bagaimana jika bisnis gagal?” Ini adalah pikiran yang menakutkan, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://www.lasembiz.com/news/10-pertanyaan-sebelum-memulai-usaha.html" rel="bookmark">10 pertanyaan Sebelum Memulai Usaha</a></h3><p>Apakah ide yang Anda miliki sudah memenuhi syarat yang diperlukan untuk menjadi pebisnis yang sukses? Coba pikirkan, apakah Anda memiliki bakat yang bisa menjadi sebuah ...</p></div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lasembiz.com/tips-bisnis-usaha-kecil-dan-menengah/10-tips-untuk-memilih-bisnis-rumahan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

