manfaat asi
Kesehatan

Manfaat ASI bagi Kesehatan Bayi dan Ibu Menyusui

By

Manfaat ASI bagi kesehatan

Ada banyak sekali manfaat Air Susu Ibu (ASI) bagi kesehatan bayi dan bagi ibu menyusui itu sendiri. Sampai-sampai dalam agama islam seorang bayi sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi air susu ibu selama 2 tahun.

Menyambut ketentuan agama dan besarnya manfaat ASI ini, pemerintah pun mengeluarkan peraturan pemerintah No. 33 Tahun 2012.

Dalam peraturan pemerintah tersebut, secara eksplisit disampaikan bahwa menyusui atau mendapatkan ASI adalah hak seorang bayi sehingga orang tua berkewajiban memberikannya. Minimal selama 6 bulan.

Nah bagi anda, terutama calon Ibu yang belum tahu apa saja manfaat ASI bagi kesehatan Bayi termasuk untuk kesehatan ibu menyusui itu sendiri, simak uraian kami dibawah ini.

Manfaat ASI untuk Bayi

Ada banyak sekali manfaat ASI bagi bayi anda. Sehingga memenuhi kebutuhan bayi akan ASI adalah pilihan yang sangat tepat. Berikut ini adalah beberapa manfaat asi bagi bayi :

Meningkatkan daya tahan tubuh bayi

ASI memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan daya tahan bayi sehingga tetap sehat. Salah satu kandungan ASI yang membantu bayi agar tetap sehat adalah protein seperti igA dan lactoferrin.

Fungsi utama dari protein ini adalah melindungi bayi dari infeksi yang ditimbulkan oleh kuman, bakteri dan virus maupun parasite yang bisa menyebabkan bayi diare dan radang paru-paru.

Dengan memberikan ASI pada bayi, setidaknya 6 bulan pertama (tanpa susu formula) maka akan membantu bayi tetap sehat dan mengurangi angka kematian bayi yang disebabkan oleh penyakit-penyakit yang kami sebutkan diatas.

Untuk memenuhi kebutuhan bayi akan Nutrisi

Perlu anda ketahui, ASI adalah makanan utama yang harus dikonsumsi oleh bayi. Selama 6 bulan pertama, pastikan bayi anda mendapatkan asupan ASI yang cukup. Sehingga bayinya menjadi lebih sehat dan tahan terhadap serangan penyakit.

Dengan ASI, semua kebutuhan nutrisi bayi sudah tercukupi. Untuk bayi yang berusia 6 bulan – 12 bulan, maka separoh dari kebutuhan ASI bisa diambil dari bayi. Dan sepertiga dari kebutuhan bayi 12 bulan  – 24 bulan bisa diambil dari ASI.

Ini artinya, anda harus menjadikan ASI sebagai sumber nutrisi utama sebelum menambahnya dengan makanan lain. Jangan mengganti ASI Dengan makanan lain sebelum anda menyusui lebih dari  6 bulan.

Bagaimana kalau ASI tidak keluar?

Kita akan bahas pada bagian berikutnya. Bagaimana melancarkan ASI (air susu ibu) dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang sangat bagus bagi kesehatan bayi.

Menjadi faktor utama penentu pertumbuhan bayi

Sebagai orangtua, tentu menginginkan bayinya tumbuh dengan sempurna layaknya bayi yang lain. Dan harapan itu bisa anda capai dengan memberikan ASI secara sempurna pada bayi.

Penelitian yang dilakukan di Korea, dengan jumlah sample bayi yang diteliti sebanyak 697 bayi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bayi yang diberikan asupan ASI secara lengkap kognitifnya jauh lebih baik dibandingkan dengan bayi yang sama sekali tidak diberikan ASI.

Lebih jauh lagi, bayi yang diberikan asupan ASI lebih lama juga lebih bagus dari sisi kognitif dibandingkan dengan bayi yang hanya diberikan asupan ASI selama 6 bulan saja.

Nah, dari data-data yang kita dapatkan diatas. Maka tentu saja kita akan memilih untuk memberikan ASI yang lengkap pada bayi kita sehingga perkembangan dan pertumbuhannya jauh lebih baik dari tahun ke tahun.

Itulah beberapa manfaat ASI (Air Susu Ibu) bagi bayi. Baik jangka pendek maupun jangka Panjang. Selanjutnya kita akan coba paparkan apa saja manfaat ASI bagi ibu menyusui.

Manfaat ASI bagi ibu

Sama halnya dengan bayi. Memberikan ASI pada bayi juga memiliki manfaat yang sangat banyak bagi ibu menyusui. Beberapa diantaranya adalah :

Mempercepat proses pemulihan pasca melahirkan.

Proses melahirkan merupakan perjuangan berat bagi seorang Ibu. Makanya, dalam islam ketika akhirnya seorang ibu meninggal dunia saat proses ini maka diberikan ganjaran mati syahid oleh Allah. Lagipula, siapa yang tidak menginginkan mati syahid.

Bagi yang masih diberikan karunia kehidupan, tentu proses ini menyisakan rasa Lelah, sakit dan berjuta rasa lainnya. Nah, dengan menyusui anak anda maka akan memperepat proses pemulihan tersebut.

Untuk Ibu paca melahirkan dan kemudian dilanjutkan dengan menyusui bayinya, maka akan mempercepat proses pemulihan pasca persalinan.

Karena saat anda menyusui bayi, tubuh kita akan memproduksi hormone yang biasa disebut dengan hormone oksitosin. Hormon ini berfungsi untuk mengembalikan ukuran Rahim menjadi normal kembali. Fungsi yang paling penting dari hormone ini adalah membantu kontraksi Rahim untuk menghindari resiko pendarahan Rahim.

Memenuhi nutrisi bayi dengan cara praktis dan ekonomis

Kebayangkan, jika anda harus menyediakan susu dengan kualitas setara dengan ASI. Tentu harganya akan sangat tinggi. Ditambah lagi dengan kerepotan anda untuk menyiapkannya ketika sibayi menangis minta susu.

Jadi, ASI selain memiliki manfaat dari sisi kandungan juga memiliki manfaat dari sisi ekonomi. Anda akan hemat biaya nutrisi bayi hingga puluhan juta sampai dia beranjak usia 2 tahunan.

Kontrasepsi Alami

Tahukah anda, menyusui ternyata akan menunda periode menstruasi ibu menyusui. Sehingga kondisi ini akan sangat membantu bagi pasangan suami istri yang ingin menjarangkan kehamilannya secara alami tanpa harus mengkonsumsi obat-obat tertentu.

Kondisi ini biasanya disebut dengan istilah lactational amenorrhea. DImana selama proes menyusui produksi hormone estrogen akan berkurang. Sementara pembuahan hanya akan terjadi apabila hormone estrogen dalam tubuh wanita meningkat.

Jika anda konsisten memberikan ASI (Air Susu Ibu) selama 6 bulan atau lebih dengan tidak memberikan makanan lainnya, maka akan sangat efektif sekali untuk menunda bahkan mencegah kehamilan dalam waktu tertentu.

Persentase keberhasilannya bisa mencapai 98%, selagi siklus haid ibu menyusui belum kembali seperti sediakala.

Bagaimana jika ASI tidak keluar?

Terkadang memang ada kondisi seorang ibu tidak bisa mengeluarkan ASI (Air Susu Ibu) layaknya ibu yang baru saja melahirkan. Hal ini tentu disebabkan oleh banyak factor dan dokter adalah orang yang paling berhak menentukan masalah yang sedang dihadapi.

Hanya saja, untuk kondisi tertentu anda bisa memperlancar keluarnya asi dengan mengkonsumsi Madu ASI. Mengkonsumsi madu ASI ini adalah salah satu cara memperbanyak asi tanpa harus mengkonsumsi obat-obatan kimiawi.

Sekedar untuk diketahui, beberapa penyebab tidak keluarnya asi pada Ibu yang baru saja melahirkan adalah sebagai berikut :

Kelelahan dan Stress

Jika anda terlalu Lelah apalagi stress, maka kondisi ini sangat berpengaruh pada ASI yang dihasilkan. Oleh karenanya, usahakan fisik dan pikiran anda tidak terlalu Lelah sehingga tidak menganggu produksi ASI (Air Susu Ibu).

Penyakit Ibu

Selain karena kelelahan, penyebab tidak keluarnya ASI juga bisa disebabkan oleh penyakit yang diderita. Penyakit yang diyakini penyebab tidak keluarnya ASI adalah penyakit gangguan fungsi tiroid dan anemia.

Untuk anda yang menderita 2 penyakit ini ada baiknya melakukan konsultasi ke dokter untuk mengetahui tindakan lanjutan dalam mengatasi ASI yang tidak keluar.

Penggunaan Pil KB saat menyusui

Terkadang sebagian orangtua tidak ingin segera hamil. Sehingga mereka mengantisipasinya dengan mengkonsumsi pil KB. Masalahnya, sebagian pil KB akan mengandung estrogen yang berdampak pada penuruntan produksi ASI.

Solusinya, gunakanlah Pil KB yang tidak mengandung estrogen tetapi mengandung progesterone saja, sehingga tidak mempengaruhi produksi ASI anda saat masih dalam masa menyusui anak.

Kurangnya stimulus saat bayi menyusui

Untuk anda ketahui, salah satu fungsi dari hormone oksitosin adalah untuk ejeksi ASI sehingga lebih mudah keluar.

Faktor lain yang mempengaruhi produksi ASI adalah kebiasaan menyusu bayi. Semakin jarang bayi menyusu dan semakin cepat selesai menyusunya maka akan berpengaruh pada produksi ASI (Air Susu Ibu). Oleh karenanya, hal ini harus menjadi perhatian bagi anda.

Dampak Operasi Payudara.

Terkadang ada orangtua yang pernah melakukan operasi payudara. Baik karena menderita penyakit tertentu atau karena hal lain. Nah, ternyata tindakan operasi ini bisa juga berpengaruh pada jumlah ASI (Air Susu Ibu) yang dihasilkan.

Jika air susu anda tidak keluar, coba di ingat-ingat pernahkan anda melakukan operasi terhadap payudara anda sehingga berdampak pada produksi ASI.

Cara Memperbanyak ASI (Air Susu Ibu)

Trik yang paling simple untuk memperbanyak ASI adalah dengan merilekskan fisik dan pikiran anda. Jangan sampai anda stress dan kelelahan. Ini adalah kunci untuk menghasilkan ASI yang lebih banyak.

Sementara itu, beberapa makanan yang bisa anda konsumsi sebagai salah satu cara memperbanyak ASI adalah dengan mengkonsumsi Madu ASI. Ada banyak sekali dijual dipasaran. Lebih lengkap tentang cara memperbanyak ASI, lihat disini : https://melancarkanasisecaraalami.com/cara-memperbanyak-asi-dengan-madu-asi-umi.html

Anda juga bisa mengkonsumsi teh untuk memperlancar keluarnya Air Susu Ibu. Tehnya bukan teh yang bisa anda konsumsi. Ada teh khusus yang memang bermanfaat untuk memperbanyak ASI yang dihasilkan.

Itulah beberapa hal yang bisa kita bahas mengenai ASI. Mulai dari Manfaat ASI untuk Bayi, Manfaat ASI untuk Ibu hingga cara memperbanyak ASI sehingga bayi anda semakin sehat dan kognitifnya berkembang dengan baik sesuai harapan.

Post A Comment

Your email address will not be published.