5 Cara Menemukan Ide Bisnis yang Sempurna
Salah satu usaha terbesar dalam memulai bisnis adalah menemukan ide. Mungkin ada puluhan bahkan ratusan ide yang ada dalam pikiran Anda sebelum memutuskan usaha saat ini. Tapi dari banyaknya ide tersebut, mana kiranya yang sempurna untuk Anda jalankan?
Apakah ada ide yang sempurna? Hmm, Setiap orang memiliki konsep tentang bisnis yang sempurna. Ide bisnis yang sempurna harus lah dimiliki oleh seorang calon atau pemilik bisnis agar usahanya kelak berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
Coba Anda perhatikan lima konsep paling penting dalam menemukan bisnis yang sempurna:
1. Pahami Pelanggan
Sepertinya ini aneh, bagaimana Anda tahu pelanggan Anda sebelum Anda memiliki ide bisnis tersebut? Jawabannya sederhana – tanpa pelanggan tidak ada bisnis. Anda harus mencari tahu apa sih yang benar-benar pelanggan inginkan. Terlalu sering pemilik usaha mendapatkan ide yang sering berubah. Namun, target pasar tidak menginginkan apa yang mereka tawarkan. Menghabiskan waktu dan uang pada sebuah proyek hanya untuk melihatnya merana bukanlah ide bisnis yang sempurna.
Mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggan dan membuat produk untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah ide bisnis yang sempurna.
2. Passion
Passion atau gairah di sini bukan berarti menjadi fanatik tentang suatu produk atau layanan. Tapi, lebih pada ketertarikan pada apa yang Anda lakukan. Anda akan menghabiskan 15 sampai 18 jam sehari untuk menjalankan bisnis di awal – biasanya untuk 12 sampai 18 bulan pertama bahkan 2 tahun untuk kondisi ekonomi seperti sekarang ini.
Anda harus terus-menerus berpikir tentang cara meningkatkan dan mengembangkan bisnis serta berbicara tentang hal itu kepada semua orang, dimana saja. Jika Anda akhirnya memulai usaha dimana Anda tidak memiliki gairah untuk menjalankannya, sesuatu yang tidak membuat Anda melompat dari tempat tidur setiap pagi, maka akan sangat sulit untuk membuatnya berhasil – sehingga ide bisnis Anda tersebut tidak sempurna.
3. Memahami Pesaing
Setiap bisnis memiliki pesaing – baik langsung atau tidak langsung. Coba pikirkan tentang bisnis bioskop. Mereka memiliki saingan langsung dari toko penyewaan video atau televisi rumah. Mereka juga memiliki persaingan tidak langsung dari aktivitas lain bahwa konsumen menghabiskan pendapatan mereka untuk hobi lain, misalnya untuk olahraga golf, rekreasi, makan-makan di saat waktu luang mereka.
Perhatikan juga beberapa pesaing yang sedikit kejam. Jika Anda mempromosikan dan menawarkan produk yang mirip dengan pesaing tapi dengan harga lebih rendah, maka para pesaing ini akan berperang dengan menurunkan harga untuk mengalahkan Anda. Coba perhatikan persaingan yang cukup ketat di bisnis telekomunikasi, pulsa HP. Mereka mengklaim paling murah dengan jor-joran menurunkan harga dan banyak memberikan bonus.
Jika Anda tidak tahu pesaing Anda – apa yang mereka mau lakukan untuk membuat Anda keluar dari pasar mereka – Anda mungkin akan menghabiskan lebih banyak waktu dalam perang harga daripada mengembangkan bisnis – ini bukan ide bisnis yang sempurna.
4. Cash Flow ( Arus Kas )
Banyak pengusaha memasuki dunia bisnis dengan ide-ide besar tetapi pemahaman yang sangat miskin dari modal yang diperlukan untuk mendapatkan usaha mereka dari bawah. Kebanyakan mereka memahami apa yang diperlukan untuk membuat produk atau menyediakan layanan tersebut tetapi mereka tidak memahami modal yang diperlukan untuk mengelola seluruh organisasi – termasuk pemasaran (sangat mahal tapi sangat perlu), karyawan ( lebih dari sekedar gaji atau upah), asuransi atau pasokan dan semua biaya lain-lain. Seperti telepon, internet, jasa komputer, dan lain-lain.
Mengetahui total arus kas Anda akan membantu memastikan bahwa semua biaya (variabel dan tetap) dapat ditanggung oleh bisnis – ini ide bisnis yang sempurna. Banyak bisnis dengan produk besar gagal karena mereka tidak bisa menutupi biaya sederhana seperti sewa atau utilitas lain.
5. Tahu siapa Anda
Tahu kekuatan dan kelemahan Anda. Ketahuilah bahwa Anda siap, bersedia dan mampu melakukan apa yang diperlukan untuk membuat usaha Anda sukses. Anda harus mau benar-benar menjalankan bisnis sehari-hari – mau menginvestasikan waktu, tenaga atau uang yang diperlukan untuk sukses.
Selain itu, tahu situasi keuangan pribadi Anda dan apa yang dibutuhkan bisnis daripada untuk menutupi gaya hidup Anda. Jangan berpikir bisnis Anda akan membayar Anda dengan gaji besar di hari pertama – tidak akan. Dan, jika Anda membutuhkannya, itu bukan ide bisnis yang sempurna. Singkirkan gangguan luar seperti situasi keuangan pribadi Anda, ketika konsep bisnis Anda tidak terwujud – Anda hanya berfokus pada konsepsi dan pertumbuhan. Pada akhirnya memberikan Anda keamanan finansial yang Anda cari – itu baru ide bisnis yang sempurna. ( Disarikan dari businessknowhow.com )



posisi rumah di area gang kecil mau buka warung/kios di teras rumah, tetangga uda banyak yg buka, ntar siapa yang beli klo uda banyak yg buka kios/warung..mau kios pulsa juga uda banyak tetangga yg buka..jadi usaha apa ya yg cocok..
Betul…tidak hanya sekedar ide, tapi bagaimana ide tersebut benar-benar bisa diwujudkan dalam bisnis sesungguhnya…sangat inspiratif artikelnya…